Mahir Bertutur Kata

Saya akui bahwa dulu saya bukanlah orang yang pandai mengolah kata, apalagi berdiplomasi. Tapi ketika nasib membawa saya pada posisi humas sebuah perusahaan berskala nasional di ibukota, mau tidak mau saya harus banyak belajar. Bagaimana caranya berbicara pada wartawan? Seperti apa caranya mengelakkan pertanyaan yang beresiko membuka rahasia perusahaan? Jujur, sulit bagi saya merangkai kata di depan publik. Seringkali saya harus merenung lama untuk memikirkan jawaban dari pertanyaan formal yang dilontarkan kepada saya.

Seorang teman yang kebetulan saya temui berpendapat bahwa orang di posisi saya semestinya memiliki reaksi yang tanggap dan wawasan yang luas. Ketika saya tanya apa solusi yang bisa dia rekomendasikan, teman saya ini menyarankan agar saya mengunjungi situs www.mustikacakrawala.com. Dari situs tersebut saya kemudian memesan satu paket Mustika Cakrawala lengkap dengan petunjuk penggunaannya.

Persis seperti yang dijabarkan di halaman situs tersebut, pikiran saya seperti dibuka lebar-lebar sejak menggunakan Mustika Cakrawala. Serumit apapun pertanyaan yang dilontarkan pada saya dan segigih apapun orang berusaha menggali rahasia dari saya, saya selalu bisa mengelakkan pertanyaan-pertanyaan tersebut demi kepentingan perusahaan. Kawan-kawan saya sampai kagum pada kemampuan saya memutar lidah dan menyusun kalimat yang diplomatis. Sekarang saya tidak lagi khawatir posisi saya akan direbut oleh orang lain.

 

Antonius L. – Jakarta